Selasa, 17 Maret 2020

Produksi Siaran Radio


RAGAM PROGRAM SIARAN RADIO

  1. Music Program: program yang menyiarkan music untuk menghibur pendengar. Biasanya dibuat format sesuai jenis musiknya dan jarang sekali dicampur dengan berbagai jenis musik. Misalnya siaran khusus untuk music keroncong, pop, jazz, dangdut, campursari, manca, Indonesia dan lain sebagainya.
  2. Talk Show: interaktif atau wawancara langsung (live interview) di studio dengan narasumber, atau melalui telepon. Dalam hal ini telah dikembangkan menjadi program diskusi interaktif yang melibatkan narasumber dan peserta baik yang ada didalam studio maupun pemirsa di rumah. Penyiar bertindak sebagai pemandu acara dan bahkan sebagai moderator.
  3. News Program 
  • Bulletin (paket berita): berisi rangkaian berita-berita terkini (copy, straight news), bidang ekonomi, politik, sosial, olahraga, dan sebagainya; lokal, regional, nasional, maupun internasional. Durasi 30 menit atau lebih. Durasi bisa lebih lama jika diselingi lagu dan basa-basi siaran.
  • News Insert: berisi informasi actual berupa straight news atau voicer. Durasi 2-5 menit tergantung panjang pendek dan banyak tidaknya berita yang disajikan. Biasanya disajikan setiap jam tertentu. Bisa berupa breaking news, disampaikan penyiar secara khusus di sela-sela siaran non-berita.
Majalah Udara: berisi straight news, wawancara, dialog interaktif, feature pendek, documenter, dan sebagainya. Program news biasanya dirancang dengan format siaran berita: tune pembuka, penyampaian bidang pemberitaan dengan backsound music diteruskan dengan pembacaan isi berita, penyampaian bidang berita yang lain, pembacaan isi berita dilanjutkan dengan ulasan beita dan penutup program.



Nama                      : M. Abdullah Asyik
Nim                         : 1840210095
Dosen pengampu : Primi Rohimi S.Sos.M.S.I.

Kegiatan diskusi (Produksi Siaran Radio)


PERENCANAAN SIARAN RADIO HARIAN

Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik. Perencanaan program siaran radio Adalah pekerjaan menata atau mengatur elemen seperti acara radio sedemikian rUpa guna mendapatkan dan mengembangkan pendengar.
Dalam merencanakan suatu program  anda harus memikirkan :
1.) Pendengaran Anda dan apa minatnya.
2.) media anda dan apa tujuanya.
3.) Minat, sumber, dan kemampuan diri anda sendiri.
4.) Keinginan anda.
5.) Apa yang diinginkan pendengar anda?
6.) Siapa pendengar anda.
7.) Bagaimana anda mengetahui apa yang diinginkan oleh pendengar anda.

Rencana siaran harian merupakan penjabaran secara detail dari rencana siaran pekanan. Telah lengkap dan terinci dari menit-kemenit dari pembukaan sampai penutup siaran. Rencana siaran harian merupakan naskah pegangan bagi penyiar dan operator, sehingga produksi siaran yang disiarkan benar-benar telah sempurna.
Dalam naskah siaran harian dicantumkan:
·   Judul acara, penyelenggara, dan pimpinan atau produsernya
·  Nama lagu-lagu yang akan disiarkan
·  Jenis penyajiannya apakah langsung atau tidak
· Studio yang digunakan untuk siaran langsung, pembaca berita, dan lain-lain
·  Nama-nama penyiar, penyiar khusus, pembaca berita, pemateri, dan sebagainya
· Nama-nama operator yang bertugas

Dalam rencana siaran harian ini kemungkinan untuk terjadi perubahan bisa saja terjadi, karena adanya faktor-faktor yang mendadak atau kesalahan teknis, maka dari itu disinilah fungsi perencanaan, seandainya perencanaan yang satu gagal atau ada perubahan mendadak kita telah menyiapkan perencanan yang kedua, sehingga siaran yang kita sajikan kepada pendengar tetap memuaskan.

Sesi tanya jawab

Nama : Sofyana Dwi arsih
Nim    : 1840210079
Pertanyaan :
Yang mau saya tanyakan seperti ini, bagaimana strategi pengelolaan radio siaran di tengah-tengah perkembangan teknologi internet di era sekarang bisa dijelaskan.

Jawaban :
Poin penting dalam setrategi pengolaan radio siaran adalah merencanakan format siarandengan lingkup (1) Produksi siaran (2).Personalitas siaran (3). Programa siaran dalam perspektif pemasaran. yang digunakan untuk membidik pendengar. Pengelolaan produksi siaran berdasarkan strategi riset pendengar dengan cara memformat siaran radio yang disesuaikan dengan kondisi geografis maupun demografis yaitu disesuaikan dengan situasi yang berdasarkan
usia, pendidikan, soial, budaya, dan wilayah. Nah, dalam perspektif pemasaran pengelolaan itu biasanya lebih menitik beratkan pada efek suara yang mampu mempengaruhi pendengar secara signifikan, karena dengan efek suara dalam program fiktif, seperti sandiwara mampu menghipnotis pendengar untuk selalu mengikuti yang lain. Efek suara tersebut menjadikan daya tarik sendiri bagi para pendengar radio siaran dan pendengar terbawa dalam suasana imajinasi yang sedang digambarkan.Melalui efek suara dalam radio siaran maka akan menimbulkan dampak yang luar biasa. Hal ini dapat digunakan oleh radio siaran sebagai kekuatan untuk alat pemasaran bagi radio siarana dalam menigkatkan penjualan produknya. Dengan demikian dalam pengelolaan radio siaran perlu memperhatikan pula hal-hal yang berkaitandengan pemasaran secara luas, bukan hanyasekedar menjual musik saja. Disamping itu dalam pengelolaan perlu lebih menspesifikan format maka perlu diprogramkan secara cermat tentang format radio siaran yaitu format siaran yang berdasarkan umur radio ABG anak-anak muda, dewasa, dan tua.

Nama : Nadia Nur anggraeni
Nim : 1840210076
Pertanyaan :
Dalam tingkat persaingan stasiun radio di kota-kota besar sekarang ini kan cukup tinggi, apalagi sudah banyak muncul teknologi-teknologi media selain radio. Bagaimana cara kita dalam merebut perhatian pendengar agar mereka tertarik mendengarkan radio.
Jawaban :
Program radio harus benar dikemas sedemikian rupa agar menarik perhatian dan dapat diikuti sebanyak mungkin orang. Jumlah stasiun radio yang semakin banyak mengharuskan pengelola stasiun untuk semakin jeli membidik audiennya. setiap produksi program harus mengacu pada kebutuhan audien yang menjadi target stasiun radio. Hal ini pada akhirnya menentukan format stasiun penyiaran yang harus dipilih.
Tambahan :
Ulfatul Fauziyah
1840210088
Mau menambahi jawaban dari pertanyaan mbak Nadia:
Mungkin dengan membahas dan menyiarkan peristiwa yang sedang terjadi, seperti sekarang terjadinya virus Corona, itu bisa menjadi bakasan di dalam radio, dan ketika audiens mendengarkan mungkin saja dia akan tertarik untuk terus mendengarkan sampai ujungnya/selesai, Dan ketika audiens sudah mendapatkan informasi dari radio tersebut, maka sikap minat mendengar kan akan muncul, dan bisa saja para audiens mengajak saudara/kerabat untuk mendengarkan bersama juga. 
Terimakasih


Nama: M.Adzuwar Chotib
Nim: 1840210097
Pertanyaan:
apakah ada perbedaan antara siaran harian di dalam radio komunitas dan radio komersial kak ?? kalau ada silahkan di jelaskan dan juga di paparakan ya kak. suwun.
Jawaban : Dapat dilihat dan dipahami pada gambar dibawah ini.


Ketika ditanya perbedaan antara Radio Komunitas dengan Radio Komersial jelas bedanya. 
Pemahaman EKOMUNITAS Sekumpulan individu yang memiliki ciri khas, Visi dan Misi menggapai tujuan bersama KOMERSIALberkaitan dengan keuntungan dan Bisnis. Maka dapat dipahami setiap Radio pun memiliki prinsip dan tujuan sesuai  komunitas dan komersial.
Dan dalam radio komunitas, itu dia lebih menekankan siaran yang mengedukasi. Seperti tips and trick. Dan di dalam siaran harian radio komunitas itu iklannya jarang, atau iya sih pakai iklan, tapi iklan yang di pakai biasanya ILM (Iklan Layanan Masyarakat). Begitupun sebaliknya. Kalau siaran harian radio komersial, dia acaranya lebih luas atau agak bebas ya. Ya memang ada tips and trick nya, tapi cuman sedikit. Dan iklannya pun, banyak, karena dia kan ada target pengiklanan, soalnya dia badgetnya tinggi daripada yang radio komunitas.Kalau dalam segi pembacaan berita juga sama, antara radio komunitas, dan radio komersial. Dan di dalam radio komunitas juga sama-sama ada segment nya seperti halnya radio komersial. Ya itu tadi yang membedakan siaran hariannya itu radio komunitas lebih mengedukasi, iklannya sedikit atau jarang, karena dia tidak ada target pengiklanan.

Nama : khunsnul Hidayah
Nim     :1840210103
Pertanyaan :
Suatu perencanaan radio harian biasanya kan rada sama antara radio satu dgn radio lain atau perencanaannya sudah familiar begitu, nah bagaimana cara membuat perencanaan yang salah satu programnya beda dari yg lain/ program yg menjadi ciri khas dari radio tsb, menurut pemakalah program apa yg unik untuk ditambahi dlm perencanaan siaran harian? Terimakasih
Jawaban : 

Menurut saya bagaimana perencanaan radio berbeda dari yg lainnya yaitu salah salatunya dari dasarnya  program radio tersebut memiliki karakter sendiri

Nama :Widiyanti Sri Rahayu
Nim    : 1840210086
Pertanyaan :
Dalam membuat perencanaan siaran radio harian biasanya mencari ide dari beberapa referensi agar dapat menarik pendengar radio.. menurut pemakalah bagaimana merencanakan siaran radio harian yang sifatnya ringan ttp dapat diminati berbagai khalayak? Mulai dari millenial sampai generasi terdahulu?
Jawaban :
Menjawab pertanyaan dari mbak siwid ya..

Dalam merencanakan siaran radio yang sifatnya ringan ttp dpt dinikmati oleh berbagai khalayak seperti program Obrolan Santai Ramadhan (Obsra) nah, program ini dirancang khusus edisi Ramadhan. Program ini merupakan program islami yang dikemas secara modern. Dengan program obsra ini semua khalayak tetap bisa menikmati mulai dari milenial sampai generasi terdahulu.

Nama : Erin Wandan Sari
Nim    : 1840210071
Pertanyaan :
Izin bertanya ya... Tadi kan di video sudah dijelasin tips menjadi seorang penyiar radio. Nah selain tips"di dalam video itu kan menjadi seorang penyiar radio harus tau tata cara bagaimana kita menjadi seorang penyiar. Yang saya tanyakan Bagaimana cara kita melatih artikulasi dalam penyiaran, bagaimana cara menjadi penyiar radio yang baik dan disukai banyak pendengar?
Jawaban :
Bagaimana cara melatih artikulasi
1. Melatih bibir kamu dengan cara bayi yang lagi berusaha bicara. Ini adalah salah satu cara untuk melenturkan bibir
2. Melatih lidah, Lidah ditempelkan di langit"mulut
3. Menggunakan alat bantu pulpen/pensil usahakan bersih ditempelkan d.mulut terus kita coba bicara dan rasakan perbedaan dalam pengucapannya.

Latihan bicara dengan artikulasi yang jelas yaitu saat kita latihan bicara atau ngobrol. Atau kalau mau sambil baca teks juga nggak apa apa. Pastikan setiap kata yang kamu ucapkan jelas. Trus jangan berbicara terlalu cepat atau lambat. Nah untuk mengevaluasi coba rekam suaramu.

Nama: Achmad Sholikhan 
NIM: 18402 10102
Pertanyaan :
Bagaimana sistem pernecanaan naskah radio jika didaleme diadakan narasumber secara langsung?
Jawaban :
menurut saya sama saja perencanaan siaran radio maupun perencanaan naskah radio karena pada dasarnya perencanaannya untuk planning bagaimana acara bisa lancar tanpa halangan dan adanya perencanaa naskah radio ini bertujuan  yaitu untuk memudahkan dalam perencanaan produksi, menjadi medium berfikir kreatif, menjadi sarana komunikasi seluruh krabat kerja dan menjadi acuan materi.




Nama                      : M. Abdullah Asyik
Nim                         : 1840210095
Dosen Pengampu :Primi Rohimi S.Sos.M.S.I.

Minggu, 01 Maret 2020

Sejarah Radio




   Radio adalah buah perkebmangan tekonologi yang memugkinkan suara ditransmisikan serempak melaluli gelombang udara. Tahun 1896, Guglielmo Marconi menciptakan Wireless Telegraph yan menggunakan gelombang radio untuk membawa pesan dalam bentuk kode Morse. Marconi lantas mendiirkan perusahan pengirim pesan kedatangan dan keberangkatan kapal.Tragedi tenggelamnya kapal Titanic menjadikan radio memiliki potensi lain yakni radio sebagai pembawa pesan penting. Setelah kejadian kapal Titanic itu banyak sekali kejadian-kejadian lain yang menggunakan radio sebagai pengirim pesan. Kemudian AS ikut turun tangan dalam perkembangan radio, selain karena mereka merupakan negara adigdaya yang kaya akan teknologi, mereka juga mulai mensebarluaskan penggunaan radio. Sepanjang Perang Dunia I, gelombang radio berada dibawah kontrol AS. Setelah perang berakhir barulah radio beralih kekuasaan dari militer kemudian digunakan utuk publik sipil.
  Pada awalnya, radio memang menyiarkan apa saja yang terpikirkan ornag untuk disampaikan kepada massa dalam waktu serempak dan sesinggkat-singkatnya. Seiring berjalanya waktu kemudian format radio menjadi bermacam-macam. Format radio yang pertama adalah format clock, format ini mencampurkan unsur jurnalisme, narasi penyiar, siklus musik, termin iklan, promo radio dan promo program. Format Clock membedakan aktivitas pagi, siang dan malam. Format ini membedakan konten radio sehingga pendengar bisa memilih konten menurut lifestyle mereka.
   Talk Show Radio baru dimulai pada era dekade 1930an, ketika sebuah program bernama Grand Ole Opry mulai disiarkan di WSM di Nashville. Musik tidak lagi menjadi atraksi utama. Dalam acara ini mereka mengkombinasikan musik dan gosip hangat mengenai pengadilan sebagai menu utama.
    Kemudian saat era TV muncul, format sebelumnya sudah tak lagi digunakan. Kemudian munculah McLendon yang dijuluki si jenius format, ia menciptakan format “Top 40” yaitu format yang didedikasian untuk memutar musik populer. Kemudian Lendon meciptakan formal all-ads dan all news. Kedua format itu berikan tentang berita dan dunia periklanan. Seiring berjalanya warku format radiopun berkembang menjadi banyak. Acara musikpun menjadi beragam dan menetukan kontenya berdasarkan genre tertentu.
  Sejak awal kemunculanya, radio pernah menjadi besar sama halnya dengan industri TV. Bahkan radio disebut sebagai kekuatan kelima setelah koran. Pada tahun 1930an, radio-radio di Amerika Serikat sudah memiliki studio sendiri sehingga banyak musisi yang menggunakan radio sebagai sarana live concert.
Pada tahun 1877 Strauubhar dan La Rose memulai pembabakan di dunia radio sebagaii berikut:
1877 Edison memperkenalkan Speaking Phonograph
1896 Marconi mengembangkan radio dan menjadikan radio dunia bism\nis.
1906 De Forest menemukan tabung vakuum, disempurnakan oleh Howard Amstrong
1920 Frank Conrad mengawali siaran di KDKA Pittsburg
1926 RCA mengawali NBC Radio Network; AT&T menerjuni dunia penyiaran
1933 Howard Amstrong mengembangkan gelombang FM
1934 Pendirian Federal Communication Commission di Amerika Serikat
1949 Dimulai Radio DJ
1950-an Transitor ditemukan, disusul intergrated circuitt, menggatikan tabung-tabung radio elektronik. Radio mungil dan cantik mulai menguasai insdustri
1970 Stasiun FM meningkat, menjadi stereo, membidik khalayak tersegmen
1996 Undang-Undang telekomunikasi memicu meger radio
1997 Radio berbasis digital pertama mulai on air di Eropa. Di Amerika Digital Audio Broadcasting baru mulai diperkenalkan
2000 Situs internet Napster mulai diperintah mengakhiri pembagian arsip tanpa izin
2002 Stasiun radio berbasis web setuju memberikan proporsi pendapatanya untuk musisi dan label musik yang telah memiliki hak copyright atau hak cipta.